Simak Cara Melancarkan Asi Ibu Hamil

Simak Cara Melancarkan Asi Ibu Hamil

Cara melancarkan asi ibu hamil menjadi hal yang perlu untuk diketahui oleh calon ibu. Bagi wanita yang sedang hamil dan sudah mendekati masa melahirkan tentu sangat memikirkan mengenai asi. Para calon ibu tentu ingin memberikan asi eksklisif bagi buah hatinya mengingat asi dapat memberikan banyak sekali manfaat bagi buah hati. Itulah mengapa pemberian asi sangat dianjurkan hingga anak berusia 2 tahun. Pemberian asi ekslusif ini tentu berguna memenuhi gizi dari bayi yang baru saja dilahirkan. Hal tersebut dikarenakan seorang bayi tidak mungkin langsung diberikan makanan berupa nasi atau yang lainnya. Kondisi dari organ pencernaan bayi terbilang masih sangat rentan sekali sehingga mewajibkan ibu untuk memberikan asi ekslusif kepada bayinya.


Beberapa hal yang sering terjadi dan dialami justru kesulitan mendapatkan asi. Tentu hal ini sangat berbeda sekali ketika sudah memiliki keinginan untuk memberikan asi secara ekslusif selama 2 tahun kepada buah hati menjadi sedikit terkendala. Hal tersebut dikarenakan asi tidak lancar atau bahkan sama sekali tidak bisa keluar. Hal tersebut memang bisa disebabkan karena beberapa faktor. Sehingga diperlukan adanya antisipasi supaya setelah melahirkan asi bisa keluar dengan lancar. Berikut ini akan dijelaskan cara melancarkan ASI pada saat sedang hamil. Pertama yaitu dengan tidak memakai bra yang terlalu ketat. Salah satu faktor yang membuat asi tidak keluar yaitu bra yang terlalu ketat. Hal tersebut dikarenakan tubuh tidak mempunyai ruang yang cukup untuk memproduksi asi dan juga colostrum yang seharusnya bisa diproduksi. Sehingga apabila kebutuhan dari ruang tidak terpenuhi dapat menganggu produktivitas asi. Dan tentu memberikan efek asi yang tidak dapat keluar bahkan sejak masa-masa kehamilan. Kedua yaitu dengan melakukan terapi pijat pada bagian payudara. Hal tersebut merupakan cara yang sangat tepat dilakukan sebelum sang ibu melahirkan. Pemijatan tersebut dilakukan semenjak awal trimester kehamilan. Pemijatan setidaknya dilakukan selama 2 kali dalam sehari. Anda perlu menghindari pemijatan pada usia kehamilan yang memasuki trimester ketiga karena dapat memicu kontraksi dini.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk melancarkan asi semenjak masa kehamilan. Tentu hal tersebut salah satu cara yang bisa dilakukan sebagai bentuk antisipasi permasalahan yang bisa teradi selama masa setelah melahirkan yang mana kebanyakan masalahnya asi tidak keluar.